Taritere’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kec Kaligesing- Purworejo

KELAHIRAN WR. SOEPRATMAN TERSEMBUNY

Tenang dan sepi itulah mengapa Purworejo di sebut sebagai kota pensiunan, tempat orang beristirahat dihari tua. Saat masuk kota Purworejo kita akan di sambut oleh Monument Jendral Ahmad Yani. Jendaral Ahmat Yani memang terlahir sebagai putra Purworejo, yang menjadi tokoh kebanggan masyarakat di sana. Selain Jendral Ahmad Yani ada pula Wage Rudoft (WR) Supratman seorang tokoh perjuangan pergerakan nasional.

WR Supratman ternyata dilahirkan disebuah desa terpencil di Purworejo. Jika ingin melihat tempat diamana (WR) Supratman dilahirkan kita harus melewati jalan yang terjal berkelok-kelok, becek, naik-turun jika kita telah sampai tempat kelahirannya Tempat bersejarah dimana WR Supratman dilahirkan terletak di Dukuh Trembelang, Desa Simongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo.

Ditengah hutan tropis di Purworejo perjalan yang begitu mengerikan apalagi ketika hujan jalan akan licin, selain itu jalan ada yang rusak, berbatu, berkelok-kelok, naik turun membuat siapa saja yang mengunjungi tempat itu ektra hati-hati dan waspada. Sebab warga yang kita jumpai menyuruh kita kembali saja dan tidak meneruskan perjalanan. Perjalan itu membuat bulu kuduk merinding karena banyak sekali kuburan-kuburan keramat. Pohon besar yang tinggi-tinggi, sehingga kami harus menelaksoni di setiap tikungan atau kuburan sebagai tanda permisi.

Kami melihat batu peresmian WR Supratman dilahirkan. Jika kita ingin melihat kita harus naik lalu kendaraan di parkirkan/ dititipkan didepan rumah warga. Karena motor tak dapat masuk, apalagi mobil. Karena jalan itu sempit. Kita harus berjalan menaiki 106 tangga dan setelah itu berjalan kaki lagi kira-kira 1Km dari rumah warga yang tinggal di tempat itu. Rumah WR Supratman kecil hanya berukuran 10X10m dan dipojok samping ditanan ari-ari WR Supratman diatasnya ditanam puring. Rumah itu terlihat terawat, terbuat dari kayu jati dan di cat coklat tua. Namun sayang pintunya terkunci sehingga kami tak bisa melihat isinya. Disamping kanan rumah itu terdapat rumah dahulu dan tak jauh dari situ kira-kira 3m terdapat kamar mandi berukuran 3X2m disana ada gayung yang terbuat dari batok kelapa bak mandi dan airnya dari pancuran bambu sehingga tampak alami dan sangat sederhana.

Penyelusuran dan penelitian mengenai sejarah kelahiran WR Supratman pernah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo dilakukan. Pada tanggal 7 Februari 2005 mengirim surat kepada presiden yang isinya mengenai persoalan kelahiran WR Supratman. Yang kemudian Bupati Purworejo mengirimkan tim untuk mengumpulkan, meneliti dan menganalisa tentang kelahiran Supratman. Namun dalam perkembangannya proposal yang diajukan ternyata tak mendapat respon bahkan diketahui rencana anggaran yang dibebankan kepada APBD untuk rencana pembangunan jangka menengah Desa Somongari telah dicoret.

Kontroversi kelahiran WR Supratman harus telusuri terus karena menurut Suparjo seorang tokoh di Desa Somongari menjelaskan berdasarkan para saksi WR Supratman dilahirkan di Dukuh Telemberang Desa Somongari pada Kamis Wage 19 Maret 1903. Hasil penelusuran itu telah dilakukan sehingga pada 29 Maret 2007, Pengadilan Negeri Purworejo telah menetapkan bahwa Wage Rudolf Soepratman lahir pada Kamis Wage, 19 Maret 1903 di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Di putuskannya kelahiran pada tanggal itu sebab dari sejumlah saksi ketika diperiksa dalam Pengadilan Negeri Purworejo, diungkapkan bahwa Nyonya Siti Senen, ibu kandung WR Supratman dalam keadaan mengandung tua telah pulang ke desa asalnya yaitu Somongari pada hari Kamis Wage kemudian melahirkan seorang bayi laki-laki.

Penjelasan seorang warga yang kami temui di Desa Simongari “Setelah kelahiran itu, Wage langsung di bawa ke Jakarta sehingga terjadilah perbedaan tempat kelahiran WR Supratman. Namun bisa dibuktikakan bahwa WR Supratman lahir di Purworejo sebab ari-arinya ada disini” ungkap Mbah…….. Dan ia menjelaskan saksi kelahiran Wage yakni Amatrejo Kasum dan Martowijoyo Tepok yang dibawa dalam persidang 1978. Saksi tersebut mengatakan Wage lahir di Desa itu, Kamis Wage, namun lupa tanggalnya, mereka hanya menyebut bulan dan tahun kelahiran.

Biografi yang di tulis oleh Oerif Soeparjo Wage lahir di Jatinegara telah dilalat, karena dokumen kelahiran Wage di Jatinegara (Jakarta) tidak pernah ditemukan. Mungkin pada waktu Roekijem Soepratijah salah satu kakak kandung Wage memberikan keterangan mengenai kehiran Wage di Jakarta, ia mengatakan seperti itu dikarenakan ia mersa malu masa seorang tokoh nasional pencipta lagu Indonesia Raya dilahirkan di sebuah desa terpencil Desa Somongari. Namun saat ini telah diakui oleh Roekijem Soepratijah dan Ny. Siti Fatimah Kasan Sangari (sepupu WR Supratman) juga Ny. Salamah (janda WR Supratman) kelahiran Supratman adalah di Desa Somongari.

Tempat kelahiran Supratman, memiliki potensi alam yang bagus masih alami, terdapat banyak hutan. Sehingga tempat tersebut bisa menjadi lahan agrobisnis. Dengan adanya penelusuran tersebut diaharapkan untuk tempat kelahiran WR Supratman di Desa Somongari sebagai Desa Wisata. Karena Desa tersebut memiliki nilai sejarah sebagai kelahiran WR Supratman. Pengakauan bahwa WR Supratman telah dilahirkan di Purworejo tentu sebagai bukti pemerintah serius dalam menelusuri sejarah sebab yang telah ditelusuri itu akan dipelajari genarasi berikutnya. Keluaraga WR Supratman masih ada, dari silsilah simbah Singo Prono di Desa Simongari. Warga Desa tidak mengharapkan penghargaan namun yang terpenting diakui oleh pemerintah.


ampFri, 10 Jul 2009 05:32:09 +000032Jumat 17,2008 - Posted by | Berita, Berita Lingkungan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: