Taritere’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

berita Shopping

Buku Bukan hanya sumber ilmu tapi sumber rejeki

 

Rimbunnya pohon beringin yang terletak di depan bangunan bertingkat satu Bersebelahan dengan Taman Pintar  disebut Shopping, Yogyakarta. Terlihat banyak orang berlalu-lalang. 14 Selasa sore itu sekitar pukul 17.00 WIB dilantai bawah sebelah utara terdapat kios yang berukuran    2 m x 3 m berubin putih.

            Seorang Bapak Berpeci dengan kemeja batik dan celana panjang hitam, berdiri lalu menawarkan dagangannya dengan sopan kepada pembeli “Mau cari buku apa?” para pembeli itu kebanyakan pelajar dan  mahasiswa namun ada pula anak kecil bersama orang tuanya. Itulah rutinitas Bapak Azhard Ahmad (60). Walau pun usianya sudah separuh baya, Ia masih gigih menjual buku-bukunya.  Kesibukan dalam menjajakan dangangannya telah dilakukan sejak 35 tahun yang lalu. Pada saat bulan puasa, ketika jarum jam menunjukkan angka 17.30 WIB kiosnya akan segera ditutup.

            Shopping merupakan area Khusus bagi para peminat buku, kerena buku adalah sumber ilmu. Namun bagi Azar Ahmad buku adalah sumber rejeki.  Kiosnya menyediakan buku, majalah, artikel dengan harga yang terjangkau. Dari setiap buku yang dijual, keuntungan yang diambil hanya sebesar 5%. Toko buku terkenal seperti Gramedia mungkin menjual buku dengan keuntungan lebih dari 5%. Hal itu akan memberatkan para peminat buku. Ujar Robet (24/ pelajar) salah seorang pembeli buku “Beli buku disopping lebih murah dari pada beli buku di Gramedia, jadi saya suka beli buku disini!” Itulah bukti Shopping menjual buku dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan toko lain, selain itu buku yang dijual lengkap dari berbagai penerbit. Toko buku ini buka setiap hari. Hal itulah yang menjadikan Shopping tidak sepi pengunjung walau hari libur sekalipun

             Omset yang didapat setiap kios berbeda-beda.. Besar kecilnya omset yang diperoleh dipengaruhi oleh banyaknya buku yang disediakan, relasinya yang baik kepada pelangan dan kepiawaian dalam mengetahui keinginan pasar. Seperti kios Azar Ahmad dari 2007 sampai dengan 2008 mengalami keseimbangan.

Di Shopping terdapat kurang lebih 124 kios. Penyewaan Kios lantai bawah lebih mahal sekitar 3 sanpai dengan 5 jutaan. Lebih mahal karena letak kesetrategisan kios sehingga lebih banyak pembeli.  Sedangkan dilantai atas para pembeli buku lebih sedikit harga kontarak kios pun lebih murah sekitar 2 jutaan. Para pedangang tidak mengeluh dengan harga kontarak tersebut karena telah tercukupi dari keuntungan menjual buku. Para penjual buku tidak dapat memilih Kios karena mereka telah mendapat jatah tempat dengan cara pengundian. Dari setiap para penjual tentunya bersaing dalam mencari keuntungan dan pelanggan.

.           Suka dan duka telah Bapak Azar Ahmad rasakan sejak tahun 1975. waktu itu para penjual buku belum memiliki tempat untuk berjualan. Panasnya sengatan matahari dan dinginnya hujan tak pernah mereka hiraukan untuk menambah asap dapur. Bapak Azar Ahmad bersama para pedagang lainnya menjajakan dagangannya didepan Gereja Fransiscus Saverius Kidulloji dan di sepanjang jalan Malioboro. Keterlelibatan pemerintah untuk memberi fasilitas yang layak kepada para penjual. 27 Juli 2005 awal berdirinya bangunan Shoping. Hal ini merupakan sebuah kuntungan bagi para penjual buku  karena memperoleh tempat yang permanaen dan nyaman untuk berjualan.. Sebelum Shopping berdiri tempat tersebut adalah sebuah terminal bus yang habis masa kontraknya. Kemudian oleh Pemda DIY didirikan Shopping dan taman Pintar yang bertujuan memajukan wawasan pelajar Yogyakarta.

 

pmpFri, 03 Oct 2008 13:15:03 +000015Jumat 17,2008 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: